Monday, January 28, 2013

Supaya Hamil, Berapa Kali Harus Bercinta


Bagi pasangan yang sedang berusaha untuk memiliki momongan, frekuensi berhubungan seks memang penting. Ada pendapat yang menyebutkan, makin sering bercinta, makin besar pula peluangnya untuk hamil.
Selain frekuensi, banyak juga pasangan yang melakukan perhitungan matematika untuk mengalkulasi kapan terjadinya ovulasi sehingga peluang kehamilan semakin besar.
Secara teori hal itu masuk akal. Kehamilan bisa terjadi jika sperma bertemu dengan ovum. Sayangnya, tidak setiap hari wanita berovulasi. Penelitian terbaru menunjukkan peluang sel sperma untuk membuahi sel telur memang sangat kecil. Masa subur seorang wanita (keluarnya sel telur dari indung telur) hanya berkisar 4-5 hari.
Itu sebabnya hubungan seks harus dilakukan sehari sebelum atau hari pertama masa subur. Karena itu, banyak pasangan yang memilih untuk bercinta lebih sering selama masa subur tersebut.

Friday, January 25, 2013

Dampak Rokok pada Wanita sangat Buruk


Peningkatan risiko kanker paru dan juga kematian pada wanita akibat rokok belakangan ini diduga kuat merupakan buah dari kebiasaan merokok yang dimulai sejak tahun 1960-an.
Penelitian mengenai hal ini dilakukan terhadap lebih dari dua juta wanita di AS.
Generasi pertama wanita yang merokok dimulai sekitar tahun 1950-1960-an. Wanita yang merokok pada masa itu beresiko tiga kali lipat meninggal karena kanker paru dibanding yang bukan perokok.
"Peningkatan risiko pada wanita perokok itu terus berlanjut selama satu dekade setelah dampak buruk rokok bagi kesehatan diketahui. Bahkan risiko kematian pada perokok pria akibat penyakit paru obstruktif kronik meningkat karena asap yang dicairkan dari rokok tersebut dihirup lebih dalam ke paru-paru sehingga nikotin lebih mudah terserap.
Penelitian tahun lalu juga menyebutkan usia harapan hidup perokok wanita satu dekade lebih cepat dibanding yang tidak pernah merokok.

Rp 2 Triliun Habis untuk Pengobatan akibat Rokok


Sebanyak Rp 2,11 triliun dari total Rp 7,4 triliun dana Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) selama ini dihabiskan untuk pembiayaan pengobatan penyakit akibat rokok. Pasalnya, dana sebanyak itu seharusnya dapat menjadi sumber pendanaan pengobatan penyakit lain, bukan penyakit yang sebenarnya mampu dicegah, yaitu penyakit akibat merokok.
Jamkesmas merupakan program jaminan kesehatan untuk warga Indonesia yang memberi perlindungan sosial di bidang kesehatan, terutama bagi masyarakat miskin dan tidak mampu. Sedangkan memberikan dana Jamkesmas kepada orang yang sakit akibat merokok dapat mengurangi "jatah" bagi masyarakat tidak mampu lain untuk memperolehnya.
Meski pemerintah menjamin pelayan kesehatan yang non-diskriminatif, yang artinya perokok pun mendapat hak yang sama, tetapi Nafsiah menegaskan, mereka (perokok) pun harus menjalani kewajiban yaitu berperilaku hidup sehat untuk menunjang kesehatannya. "Sebenarnya, yang dijamin pemerintah adalah pelayanan kesehatannya, bukan biaya pengobatan. Sehingga, seharusnya perokok tidak berhak menerima Jamkesmas," ujarnya.

Wednesday, January 23, 2013

Bahaya Mendiagnosa Penyakit Lewat Internet


Apakah Anda mengunjungi "dokter Google" lebih sering dari dokter di klinik? Anda tidak sendiri. Dalam sebuah survei tahun lalu di Amerika diketahui 35 persen responden mencocokkan gejala penyakitnya di internet dan mendiagnosa dirinya sendiri.

Masih menurut survei yang dilakukan The Pew Research Center's Internet & American Life Project itu, sekitar 41 responden mengatakan diagnosis sendiri itu ternyata dikonfirmasi kebenarannya oleh dokter.

Tetapi sekitar satu dari tiga responden mengaku tidak pernah pergi ke dokter untuk mencari opini kedua. Malahan, 18 persen responden mengatakan upaya mendiagnosis sendiri itu ternyata salah ketika ditanyakan ke dokter.

Meski survei yang melibatkan 3.000 responden itu sebenarnya dilakukan untuk mengetahui siapa yang mencari informasi kesehatan secara online, tetapi para profesional medis merasa khawatir dengan tren itu.

Saturday, January 19, 2013

Tinggalkan Gadget, Bisa Lebih Kreatif


Ada cara mudah untuk meningkatkan kreativitas otak Anda. Ini adalah kesimpulan dari pemantauan terhadap 30 orang pria dan 26 orang wanita (rata-rata berusia 28) yang berpartisipasi dalam Outward Bound.
Ini adalah ekspedisi kepemimpinan bagi kaum muda dan orang dewasa di seluruh Alaska, Colorado, dan Maine. Dalam penelitian ini, para relawan diminta untuk mendaki sebuah gunung dengan sebelumnya 24 orang dari mereka diberikan tes pemecahan masalah kreatif. Tes yang dikenal sebagai Remote Associates Test ini umumnya digunakan untuk menilai kreativitas dengan mengukur bagaimana orang mengasosiasikan kata-kata yang berbeda. Mereka yang diberikan tes setelah empat hari mendaki menjawab dengan benar 6 dari 10 pertanyaan. "Ini bukan efek yang kecil," kata penulis studi David Strayer, seorang profesor psikologi di University of Utah.

Friday, January 18, 2013

Kiat Menurunkan Risiko Serangan Jantung


Penyakit jantung  merupakan penyebab utama kematian di era modern sekarang. Tak hanya di negara maju, di negara berkembang seperti Indonesia juga demikian. Perubahan lingkungan, pola makan, gaya hidup, merupakan sebagian penyebab meningkatnya kasus penyakit jantung ini.
Beberapa kondisi, seperti usia , hipertensi, gangguan irama jantung, kolesterol tinggi, diabetes, stres dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami serangan jantung dan stroke.

Kiat  di bawah ini mudah-mudahan dapat menurunkan risiko Anda mengalami serangan jantung dan stroke :

Monday, January 14, 2013

Penyebab Mudah Lelah


Jangan heran jika berbagai upaya yang sudah dilakukan untuk mengembalikan energi tubuh tak pernah berhasil. Mungkin itu karena Anda belum tahu apa penyebab tubuh selalu merasa lelah.

Simak beberapa penyebab utama mengapa tubuh selalu merasa lelah mesti tak banyak beraktivitas.

- Kekurangan vitamin dan mineral
Kadar vitamin D, B12 atau zat besi yang rendah bisa menyebabkan Anda lelah, cemas, dan merasa payah. Bahkan, kekurangan vitamin D bisa menyebabkan otot terasa lemah dan nyeri.